Kamis, 26 November 2009

JURNAL HARIAN (yang tidak kusangka masih tersimpan)


Kamis, 11 September 2008
Keengganan terjadi saat beranjak dari ranjang nyaman tempatku beristirahat, karena aku teringat sesuatu… dan sesuatu itu sangat penting… yaitu… HARI INI HARI KAMIS!!!!! Oh noooooooo!!! Mungkin bagi teman-teman lain, hari kamis adalah hari yang “mulia” … tidak ada kuliah… namun yang sebaliknya terjadi padaku… Kuliahku mulai pada 07.30 sampai dengan 15.20, dengan jadwal bus pulang 15.30 sehingga sampai di asrama sekitar pukul 16.00. Tidak berhenti sampai di situ (karena apabila sampai di sini saja, sama seperti hari-hariku Senin sampai Jumat yang selalu kuliah mulai 07.30-15.20). Pukul 16.30 aku harus datang ke kapel… membawa partitur dan KJ empat suara… apalagi kalau bukan pembinaan vokal… Menyenangkan sih… Namun… tidak berhenti sampai di sini… pukul 19.00 aku harus memasuki kapel (LAGI!!) untuk pembinaan terstruktur… FIUHHH… Dari terbit matahari sampai pada masuknya!!!
Lelah… pastinya… Berkaca dari 1 Korintus 16:14 “Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih!” (yang mungkin memang situasi dan kondisiku berbeda dengan konteks situasi dan kondisi jemaat di Korintus), namun apabila direfleksikan secara hurufiah, maka ayat inilah yang akan menguatkanku melewati seluruh aktivitasku di hari-hari kamis mendatang… Dalam kasih, pastinya tidak akan ada rasa bersungut-sungut ataupun terpaksa… Karena dalam setiap pekerjaan, disadari ataupun tidak, aku berelasi dengan orang lain… Jika dikerjakan dalam kasih, maka orang lain yang berelasi denganku akan bersukacita dan mungkin membuatnya kuat dalam mengerjakan pekerjaannya. Dengan kata lain, aku juga akan dapat berguna bagi orang lain di saat aku sedang berjerih lelah mengerjakan “bagian”ku.

Jumat, 12 September 2008
Datang ke acara “IKATAN” (Ibadah Kasih Awal Tahun Ajaran) di GKI Gejayan sangatlah mengasyikkan. Tidak hanya mendengarkan firman, namun juga mendapatkan teman-teman baru.

Sabtu, 13 September 2008
Hari yang mengasikkan untuk memanjakan diri, namun tak dapat kulakukan. Bangun di pagi hari, membuka mata, langsung menyambar sapu untuk menyapu lantai kamar dan menyambar pel serta superpell untuk mengepel lantai kamar. Setelah kamar bersih, waktunya untuk mencuci pakaian. Fiuh… Mungkin terlihat bodoh… (bisa laundry, kenapa tidak?). Namun ada hal lain yang membuat saya bersikeras untuk tetap mencuci sendiri… “Ada kepuasan tersendiri” jika memakai baju hasil mencuci dan menyetrika sendiri… Mungkin juga saya dapat belajar makna terpendam dari sebuah kesederhanaan…

Minggu, 14 September 2008
Mengampuni adalah sebuah pertanggungjawaban adalah tema kotbah minggu ini. Agak sedikit membosankan (mungkin)… karena mengampuni adalah hal yang sering dipergunjingkan orang, namun sampai saat ini aku belum merasakan makna terdalam dari sebuah pengampunan (melalui pengalaman). Mengampuni orang lain yang pernah menyakiti hatiku? Ya gitu-gitu aja… Nothing special…

Senin, 15 September 2008
^o^ menyenangkan…

Selasa, 16 September 2008
^o^ menyenangkan…

Rabu, 17 September 2008
Mengurangi waktu tidur malam? Tentu saja harus sering kulakukan semester ini sebagai akibat dari 23 sks yang kuambil (belum lagi 4 sks di asrama). Pukul 01.30… baru kurebahkan badanku dan kupejamkan mataku… setelah mengerjakan semua tugas kuliah (yang sebenarnya masih dikumpulkan untuk minggu depan). Aku percaya kok kalau jerih lelahku pastilah tidak sia-sia J.

Kamis, 18 September 2008

Hari ini… hal bodoh (mungkin) yang akan selalu terulang pada hari kamis… Setelah mengikuti mata kuliah Hermeneutik PB II, aku harus mengikuti mata kuliah Pengantar Hermeneutik PB… Uhhhh… Boring… Namun, aku selalu berkata pada diriku sendiri bahwa setia pada perkara-perkara kecil tidak ada ruginya, karena pasti akan ada perkara besar yang menanti. Dan itu semua pastilah sangatlah berguna bagiku di dalam hidup berproses saat ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar